Daerah

Pelajari Sistem Prasmanan di Cianjur, Wagub Idah Siapkan Inovasi MBG di Gorontalo

×

Pelajari Sistem Prasmanan di Cianjur, Wagub Idah Siapkan Inovasi MBG di Gorontalo

Sebarkan artikel ini

HARIANTIMUR.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mempelajari berbagai inovasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sebagai referensi peningkatan kualitas layanan di Gorontalo.

Idah melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nagrak 2 Prima Rasa yang berada di bawah Yayasan Garuda Kencana Raharja, Desa Nagrak, Kecamatan Cilaku, Senin (13/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Idah meninjau proses pengelolaan makanan hingga sistem penyajian kepada penerima manfaat. Ia juga berdiskusi dengan pengelola terkait penerapan berbagai inovasi dalam pelaksanaan program MBG.

Selanjutnya, Idah mengunjungi Yayasan Kabar Baik di Kabupaten Cianjur. Di lokasi itu, ia menyaksikan secara langsung penerapan sistem prasmanan dalam penyajian makanan bagi siswa tingkat TK, SD, dan SMP.

Baca juga :  Wagub Idah Dorong PPP Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah di Muswil VI Gorontalo

Kepala Sekolah SMP Kabar Baik Stephan Chandra dan Kepala Sekolah SD Yakaba Veleriana Nainggolan menyambut kunjungan tersebut sekaligus memaparkan pelaksanaan program di lingkungan sekolah.

Menurut Idah, sistem prasmanan menghadirkan pengalaman berbeda bagi siswa dan dapat meningkatkan ketertarikan anak-anak terhadap menu yang disediakan.

“Penyajian secara prasmanan ini menjadi daya tarik tersendiri. Ini bisa menjadi motivasi bagi SPPG di Gorontalo untuk menghadirkan variasi dalam penyajian, misalnya dilakukan seminggu sekali agar tidak monoton dan lebih menarik bagi anak-anak,” ujarnya.

Baca juga :  Diundang Tak Hadir, Walikota Kehilangan Momentum Melihat Langsung Pidato Elegan Gubernur Gusnar Ismail

Idah menilai inovasi penyajian makanan perlu mendapat perhatian karena dapat mendukung kualitas layanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program MBG.

Selain itu, ia melihat sistem prasmanan memberikan ruang bagi siswa untuk memilih makanan sesuai kebutuhan dan kebiasaan makan mereka.

Meski demikian, Idah mengakui sistem tersebut membutuhkan pengelolaan yang lebih kompleks dibandingkan metode distribusi menggunakan kemasan makanan.

“Memang ada tantangan dari sisi efektivitas dan biaya, namun jika dikelola dengan baik, ini bisa menjadi alternatif yang positif. Tidak harus setiap hari, cukup diadakan secara bergantian antar SPPG,” tambahnya.

Baca juga :  Ops Keselamatan Otanaha 2025 Segera Mulai, Ini Imbauan Dirlantas Polda Gorontalo

Sebagai Ketua Satgas MBG Provinsi Gorontalo, Idah memastikan hasil kunjungan tersebut akan menjadi bahan kajian dan evaluasi dalam pengembangan program MBG di daerah.

Ia berharap berbagai praktik baik yang diterapkan di Cianjur dapat menjadi referensi bagi SPPG di Gorontalo untuk menghadirkan layanan yang lebih inovatif, menarik, dan berkualitas bagi para penerima manfaat.

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo memperkuat upaya peningkatan mutu Program Makan Bergizi Gratis sekaligus mencari solusi yang relevan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *