HARIANTIMUR.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengajak majelis taklim mengambil peran lebih besar dalam mengatasi berbagai persoalan sosial di masyarakat. Menurutnya, organisasi keagamaan perempuan memiliki potensi besar untuk mendorong perubahan sosial yang positif.
Idah menyampaikan ajakan tersebut saat menghadiri silaturahmi bersama pengurus dan anggota Majelis Taklim Pencinta Al-Qur’an Rabiatul Adawiyah di sekretariat majelis taklim, Kota Gorontalo, Minggu (5/4/2026).
Dalam pertemuan itu, Idah mengapresiasi kontribusi majelis taklim yang aktif menjalankan kegiatan keagamaan sekaligus kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia menilai peran tersebut perlu terus diperkuat untuk membantu pemerintah menghadapi berbagai tantangan sosial.
“Majelis taklim ini bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi harus menjadi agen perubahan. Bagaimana kita sebagai perempuan bisa ikut membangun Gorontalo, memberikan teladan bagi generasi muda, serta berkontribusi dalam mengatasi persoalan sosial seperti kekerasan, pernikahan dini, dan stunting,” ujar Idah.
Selain itu, Idah mendorong anggota majelis taklim menjaga keseimbangan antara aktivitas organisasi dan tanggung jawab keluarga. Menurutnya, peran perempuan dalam keluarga tetap menjadi fondasi penting dalam pembangunan masyarakat.
Selanjutnya, Idah mengingatkan pentingnya membangun kemandirian organisasi. Ia meminta majelis taklim mengembangkan program yang berkelanjutan dan tidak bergantung pada bantuan semata.
“Saya sangat mendukung kegiatan majelis taklim yang benar-benar memberi manfaat. Namun, jangan sampai terlalu banyak kegiatan hingga melupakan keluarga. Majelis taklim juga harus mandiri, tidak selalu bergantung pada bantuan, serta lebih mengutamakan manfaat daripada hal-hal yang bersifat konsumtif,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Pencinta Al-Qur’an Rabiatul Adawiyah, Mukmin Katili, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Wakil Gubernur Gorontalo kepada organisasi tersebut.
Mukmin menjelaskan majelis taklim telah memanfaatkan bantuan yang diterima untuk mendukung operasional dan pelayanan organisasi.
“Ibu Wagub pernah memberikan bantuan sebesar Rp10 juta, yang telah kami gunakan untuk pengadaan lemari, kursi, meja, alat qasidah, perlengkapan ibadah, serta kebutuhan sekretariat lainnya,” ungkap Mukmin.
Kegiatan silaturahmi tersebut menghadirkan sekitar 50 anggota majelis taklim dari berbagai wilayah di Kota Gorontalo. Melalui pertemuan itu, peserta memperkuat komitmen untuk meningkatkan kontribusi organisasi dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.















