Daerah

Ahli Hukum Ingatkan Ada Ancaman Pidana Kepada Para Penambang Ilegal Di Gorontalo

×

Ahli Hukum Ingatkan Ada Ancaman Pidana Kepada Para Penambang Ilegal Di Gorontalo

Sebarkan artikel ini

HARIANTIMUR.ID — Ahmad Tawakkal Paturusi mengingatkan para penambang ilegal agar patuh dan taat pada aturan hukum yang berlaku, mengingat maraknya aktivitas penambangan ilegal di Gorontalo.

“Pasal 158-161 KUHP Baru (UU No. 1 Tahun 2023) tentang Tindak Pidana Pertambangan mengatur ancaman pidana bagi setiap orang yang melakukan penambangan tanpa ijin. Gubernur saat ini sedang berjuang mencari solusi melalui IPR, ini bentuk perlindungan hukum seorang pemimpin terhadap rakyat yang dipimpinnya”. Terangnya.

Baca juga :  Solusi Tambang Ilegal Pohuwato: Harapan Baru di Tengah Polemik Lama

Tekanan dan desakan dari berbagai pihak termasuk Anggota DPRD agar Gubernur ‘membolehkan’ dan para penambang ilegal melakukan aktivitas jual beli emas adalah jebakan hukum yang mecelakakan.

Baca juga :  WALHI Gorontalo Gelar Pertemuan Daerah, Angkat Isu Kerusakan Lingkungan dan Ketimpangan Sosial

“Para pihak yang mendesak ini sebenarnya sadar bahwa aktivitas penambangan ilegal melanggar hukum, tapi kenapa ingin menjebak Gubernur dan para penambang? Dengan turunnya penertiban dari pihak kepolisian pertanda ada pelanggaran hukum yang terjadi”. Jelasnya.

Tudingan Gubernur tidak memiliki kepekaan dan tidak punya solusi adalah tuduhan yang tidak berdasar hukum dan terkesan merupakan politisasi yang kontraproduktif bagi kepentingan penambang rakyat itu sendiri.

Baca juga :  Gubernur Gusnar Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik, Pemprov Gorontalo Teken Komitmen Bersama Ombudsman

“IPR itu solusi yang konstitusional. Saya menyerukan agar menempuh solusi yang konstitusional, legal, berkeadilan dan berkelanjutan bagi penambang rakyat di Goronralo”. Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *