Scroll untuk baca artikel
Daerah

Dudy Purwagandhi Soroti Lonjakan Pemudik ke Gorontalo Jelang Lebaran 2026

×

Dudy Purwagandhi Soroti Lonjakan Pemudik ke Gorontalo Jelang Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini

HARIANTIMUR.ID – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberi perhatian khusus terhadap penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 di Provinsi Gorontalo.

Dudy menyampaikan hal tersebut pada rapat koordinasi angkutan Lebaran di VIP terminal lama Bandara Djalaluddin, Kabupaten Gorontalo, Jumat (27/2/2026).

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mencatat sekitar 340 ribu orang akan melakukan perjalanan mudik menuju Gorontalo tahun ini. Pemerintah pusat menilai jumlah tersebut cukup besar.

Dudy meminta seluruh pihak mengelola pergerakan pemudik secara baik. Pemerintah perlu menjaga kelancaran transportasi serta keselamatan perjalanan.

Baca juga :  Irjen Pol R. Eko Wahyu Prasetyo Resmi Jabat Kapolda Gorontalo, Gantikan Irjen Pol Pudji Prasetijanto

“Jumlah 300 ribu lebih itu cukup banyak, kita tidak bisa memandang sebelah mata. Oleh karena itu kami berkunjung ke Gorontalo yang memiliki karakteristik khusus yang berkaitan dengan mobilitas sepanjang lebaran tahun 2026 baik di simpul transportasi Bandara Djalaludin dan juga di titik-titik penyeberangan,” jelas Dudy.

Selain itu, Kementerian Perhubungan memprediksi sekitar 143 juta orang melakukan perjalanan mudik secara nasional pada 2026. Jumlah ini turun sekitar 1,75 persen dari tahun sebelumnya.

Baca juga :  Program Hilirisasi Ternak di Gorontalo Dapat Dukungan Rp1,2 Triliun, Empat Kabupaten Jadi Lokasi Pengembangan

Meski demikian, pemerintah tetap mengantisipasi lonjakan penumpang. Pemerintah belajar dari peningkatan mobilitas masyarakat pada 2025.

Dudy juga mengingatkan pemerintah daerah agar memperhatikan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran. Beberapa tradisi lokal berpotensi memicu peningkatan mobilitas warga.

Ia mencontohkan kegiatan malam qunut, pasar senggol, tradisi Tumbilotohe, serta perayaan Lebaran Ketupat. Selain itu, kunjungan masyarakat ke objek wisata juga memerlukan pengaturan lalu lintas.

“Kami akan mulai melaksanakan posko angkutan lebaran pada 13 hingga 30 Maret 2026. Harapannya bisa ada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, dan seluruh stakeholder untuk kelancaran arus mudik maupun balik,” tuturnya.

Baca juga :  Polda Sulteng Tegaskan Penanganan PETI Harus Komprehensif, Bukan Hanya Penegakan Hukum

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Perhubungan ke daerah tersebut.

Ia menilai kehadiran pemerintah pusat memperkuat kesiapan daerah dalam menghadapi arus mudik Lebaran.

“Kedatangan bapak Menteri Perhubungan ini merupakan dukungan bagi kami untuk memantapkan pelaksanaan angkutan lebaran di Provinsi Gorontalo,” pungkas Gusnar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *