HARIANTIMUR.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengawal penyaluran Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) Tahun Anggaran 2026. Ia turun langsung di Kabupaten Pohuwato, Rabu (4/3/2026).
Sebanyak 331 keluarga penerima manfaat menerima bantuan di lima kecamatan. Pemerintah menyalurkan bantuan di Kecamatan Wanggarasi sebanyak 36 KPM, di Lemito sebanyak 57 KPM, di Popayato Timur sebanyak 69 KPM, di Popayato sebanyak 110 KPM, dan di Popayato Barat sebanyak 59 KPM.
Selain itu, pemerintah mencatat total penerima di Pohuwato mencapai 842 KPM tahun ini. Program ini memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat rentan. Pemerintah memprioritaskan wilayah terluar dalam distribusi bantuan.
Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan kehadiran pemerintah untuk memastikan distribusi berjalan optimal. Ia memantau langsung kondisi lapangan dan penerima manfaat.
“Hari ini saya berada di kecamatan paling ujung, wilayah barat Gorontalo. Sejak tadi kami sudah melewati lima kecamatan. Tujuannya untuk membantu meringankan beban bapak ibu di bulan suci Ramadan, setidaknya untuk kebutuhan sahur dan berbuka,” ujar Idah.
Selanjutnya, Idah menjelaskan sumber anggaran program berasal dari APBD Provinsi Gorontalo. Pemerintah menyediakan total 3.000 paket untuk tiga kabupaten prioritas. Program ini menyasar kelompok rentan secara khusus.
“Dari total 3.000 KPM se-Provinsi Gorontalo, bapak dan ibu di Pohuwato termasuk yang menerima manfaat. Prioritas kami adalah lansia dan disabilitas dari keluarga yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.
Selain penyaluran bantuan, Idah mengajak masyarakat mendukung program pemerintah daerah. Ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis. Pemerintah berharap program ini meningkatkan kesejahteraan masyarakat.














