HARIANTIMUR.ID — Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gorontalo untuk terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah daerah membuka peluang kemitraan UMKM dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya selama bulan Ramadan.
Wagub Idah menyampaikan hal tersebut setelah memimpin rapat evaluasi dan progres pembangunan SPPG. Rapat berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wakil Gubernur Gorontalo, Jumat (23/1/2026).
Tim Satgas MBG, koordinator wilayah kabupaten dan kota, serta perwakilan Badan Gizi di daerah menghadiri rapat tersebut. Pemerintah daerah membahas kesiapan pelaksanaan program selama Ramadan.
Wagub Idah menjelaskan bahwa skema pelaksanaan MBG akan menyesuaikan kondisi bulan Ramadan. Pemerintah akan menyiapkan makanan kering bagi anak-anak penerima program.
Menu makanan terdiri dari roti atau kue yang dilengkapi buah, susu, dan makanan ringan. Seluruh makanan tetap mengikuti standar gizi yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kondisi ini menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM lokal untuk terlibat sebagai mitra SPPG selama Ramadan. Menurut saya, kebutuhan makanan kering dan pendampingnya dapat dipenuhi oleh produk-produk UMKM Gorontalo yang berkualitas,” ujar Wagub.
Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan UMKM harus memenuhi sejumlah persyaratan penting. Produk yang disalurkan harus memiliki kandungan gizi yang jelas serta memenuhi standar keamanan pangan.
Selain itu, pelaku usaha juga harus memastikan produk memiliki label halal. Standar tersebut penting untuk menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi anak-anak.
Menurut Wagub Idah, keterlibatan UMKM akan memberikan manfaat ganda bagi daerah. Program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Ia kemudian mengajak pelaku usaha untuk aktif memanfaatkan peluang tersebut. Pemerintah daerah berharap UMKM dapat berperan langsung dalam mendukung pelaksanaan program nasional.














