HARIANTIMUR.ID — Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menekankan penguatan literasi Al-Qur’an sebagai bagian dari budaya kerja aparatur sipil negara (ASN). Ia menyampaikan hal tersebut pada peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Idah menegaskan peringatan Nuzulul Qur’an memiliki makna substantif. Ia mengarahkan ASN memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan nilai tersebut dalam pelayanan publik. Ia menilai ASN harus menghadirkan integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Selain itu, Idah mendorong peran keluarga dalam pendidikan keagamaan. Ia mengajak orang tua menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Selanjutnya, ia menjelaskan kebijakan pemerintah daerah terkait literasi Al-Qur’an. Ia menyebut Pemprov Gorontalo menjalankan program pembiasaan membaca Al-Qur’an di lingkungan kantor pemerintahan.
Ia menilai program tersebut mendukung penguatan budaya kerja berbasis nilai religius. Ia juga berharap kebiasaan tersebut berlangsung secara berkelanjutan.
Ia menegaskan program tidak boleh terbatas pada bulan Ramadan. Ia mengarahkan pelaksanaan menjadi rutinitas harian ASN.
Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut diawali dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah. Kegiatan tersebut juga menghadirkan ceramah agama oleh Ustadz Husni Idrus.
Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong penguatan nilai spiritual dalam birokrasi. Pemerintah juga mengintegrasikan nilai keagamaan dalam tata kelola pemerintahan.














