Scroll untuk baca artikel
Daerah

Wagub Gorontalo Galakkan Gaya Hidup Tanpa Plastik dan Belanja Cermat di Lingkungan ASN

×

Wagub Gorontalo Galakkan Gaya Hidup Tanpa Plastik dan Belanja Cermat di Lingkungan ASN

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menyampaikan ajakan pengurangan limbah plastik dan penerapan belanja cermat saat apel kerja awal tahun 2026 di Kota Gorontalo. Senin (5/1/2026).

KOTA GORONTALO, HARIANTIMUR.ID — Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie memulai program perubahan perilaku di awal 2026 untuk mengurangi limbah plastik di lingkungan Aparatur Sipil Negara.

Program ini diawali melalui apel kerja awal tahun di halaman Museum Purbakala, Kota Gorontalo pada Senin (5/1/2026).

Wagub Idah mengajak semua ASN menerapkan kebiasaan baru dengan membawa tumbler dan kantong belanja sendiri saat pergi ke pasar atau toko.

Ia menegaskan kebiasaan ini bagian dari upaya pelestarian lingkungan serta efisiensi penggunaan anggaran rumah tangga.

Baca juga :  Buka Puasa Bersama DPRD dan Pemprov Gorontalo Perkuat Sinergi Pembangunan dan SDM

“Resolusi saya di tahun 2026 adalah ke mana-mana bawa tumbler dan shopping bag. Saya minta mulai hari ini seluruh ASN khusunya ibu-ibu menyiapkan di tas kantornya masing-masing kantong plastik yang dibawa dari rumah untuk digunakan saat berbelanja,” tegas Idah.

Wagub juga menyampaikan bahwa banyak warga tidak sadar biaya kantong plastik bisa mencapai Rp500 per lembar dan penggunaan berlebihan bisa mengurangi efisiensi belanja di rumah.

Baca juga :  Polda Gorontalo Gencar Razia Pekat Bulan Ramadhan, Amankan Miras hingga Pasangan LGBT

“Sebagian besar masyarakat tidak menyadari kantong plastik di toko-toko itu ada nilainya hingga Rp500 per lembar. Kalau sekali belanja menggunakan empat kantong, berarti sudah ada Rp2.000. Hargai uang, karena efensiasi anggaran itu tidak hanya di kantor saja, tetapi di rumah tangga juga kita harus cermat,” ujar Idah.

Lebih jauh, Idah menasihati ASN dan masyarakat agar bijak memilih barang saat belanja, terutama ketika tergiur promosi. Ia mengingatkan agar pemakaian uang selalu disesuaikan dengan kebutuhan nyata keluarga.

Baca juga :  Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Legislator PDIP Bolmut Tuai Sorotan Publik

“Hati-hati berbelanja, terkadang kita tertarik dengan promosi toko tetapi lupa bahwa banyak sekali barang-barang serupa yang tersusun dalam lemari di rumah. Kita harus cermat dan cerdas dalam menggunakan uang. Kalau tidak cerdas dalam mengelola keuangan, kalian tidak mampu memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita,” pungkas Idah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *