HARIANTIMUR.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar pasar murah Ramadan di Kelurahan Dembe, Kecamatan Kota Barat, Minggu (22/2/2026). Program tersebut membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memantau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut. Pemerintah menyediakan paket bahan pangan bersubsidi bagi masyarakat setempat.
Pemerintah provinsi menyediakan tujuh komoditas kebutuhan pokok dalam paket pasar murah. Masyarakat menebus paket tersebut seharga Rp95.000 dari harga normal Rp247.750.
Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp152.750 atau sekitar 62 persen dari harga pasar. Program tersebut bertujuan meringankan beban pengeluaran warga selama Ramadan.
Komoditas yang disediakan meliputi beras lima kilogram seharga Rp25.000. Pemerintah juga menjual minyak goreng Rp10.000 per liter.
Selain itu, pemerintah menyediakan cabai rawit Rp10.000 per 0,25 kilogram dan bawang merah Rp10.000 per 0,5 kilogram. Pemerintah juga menjual gula pasir Rp10.000 per kilogram.
Selanjutnya, warga dapat membeli telur Rp10.000 per 10 butir. Pemerintah juga menyediakan ayam pedaging seharga Rp20.000 per ekor.
Gubernur Gusnar menegaskan pasar murah menjadi bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Ia menyatakan program tersebut tetap berjalan meski pemerintah menghadapi keterbatasan anggaran.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada masyarakat, dan kami bersama DPRD tetap berkomitmen menghadirkan pasar murah. Di lokasi ini, sekitar seribu warga dilayani dengan sistem kupon dan stok akan ditambah selama masih mencukupi,” ujar Gusnar.
Selanjutnya, pemerintah daerah terus memantau kondisi ketersediaan bahan pangan. Pemerintah juga menjaga koordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan pasokan tetap aman.
“Pemerintah selalu hadir memantau kondisi masyarakat, termasuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga. Masyarakat tidak perlu khawatir karena kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” tambah Gusnar.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Gusnar mengimbau masyarakat menjaga ketertiban saat berbelanja. Ia meminta warga mengikuti mekanisme antrean agar seluruh masyarakat dapat terlayani.
Pemerintah provinsi berharap pasar murah membawa manfaat bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan memberikan keberkahan selama Ramadan.














