GORONTALO, HARIANTIMUR.ID – Juru Bicara Gubernur Gorontalo David Radjak menilai kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie membawa dampak nyata bagi pembangunan daerah.
David menyatakan keberhasilan pemerintahan tersebut bukan hasil kebetulan. Ia menyebut publik sudah memprediksi kinerja keduanya sejak awal masa kepemimpinan.
Menurut David, komitmen dan dedikasi menjadi faktor utama keberhasilan tersebut. Ia juga menilai dukungan masyarakat memperkuat pelaksanaan visi pembangunan daerah.
“Jika ada pemimpin yang suka pencitraan dan lebih banyak berkata-kata, lain halnya dengan Gusnar-Idah. Diam dan berprestasi, karena pertanggungjawaban mereka langsung ke masyarakat Gorontalo,” kata David Radjak, Jumat (2/1/2026).
Selanjutnya, David menjelaskan kepemimpinan Gusnar–Idah menggabungkan pendekatan teknokrat dan politik. Kombinasi tersebut memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat.
Ia menyebut dalam sepuluh bulan pertama pemerintahan, dua belas menteri dan wakil menteri berkunjung ke Gorontalo. Kunjungan tersebut membuka akses dukungan program nasional bagi daerah.
Selain itu, pemerintah pusat menyalurkan berbagai program pembangunan dengan nilai anggaran besar. Program tersebut mencakup berbagai sektor strategis bagi masyarakat.
Pemerintah provinsi juga membangun konektivitas dengan pemerintah kabupaten. Kerja sama tersebut mempercepat distribusi program pembangunan hingga wilayah perbatasan.
Program nasional tersebut menjangkau wilayah Taludaa, Atinggola, Tolinggula hingga Popayato. Program tersebut juga dirasakan masyarakat di Kabupaten Bone Bolango, Pohuwato, Gorontalo Utara, Boalemo, dan Kabupaten Gorontalo.
David menilai kepemimpinan Gusnar–Idah fokus pada kerja nyata. Ia menilai keduanya lebih menekankan hasil dibanding retorika politik.
“So, kita doakan tahun 2026 ini Gusnar-Idah akan kembali bersinar membawa kapal besar bernama Gorontalo ke dermaga besar bernama Gorontalo Maju dan Sejahtera,” pungkas David.














