Hariantimur.id, INTERNASIONAL – Tragedi memilukan terjadi di Bandara Internasional Muan, Provinsi Jeolla Selatan, Minggu (29/12), ketika pesawat Boeing 737-800 milik Jeju Air dengan nomor penerbangan 7C2216 mengalami kecelakaan fatal.
Pesawat yang lepas landas dari Bangkok, Thailand, dilaporkan melakukan pendaratan darurat tanpa roda (belly landing). Akibatnya, pesawat keluar dari landasan pacu, menabrak pagar pembatas, dan akhirnya meledak.
Menurut laporan awal, insiden ini dipicu oleh sekawanan burung yang menabrak salah satu mesin pesawat, menyebabkan mesin terbakar.
Saat mendarat sekitar pukul 09.00 waktu setempat, pesawat kehilangan kendali hingga terjadinya kecelakaan.
Hingga laporan terakhir pukul 14.42 waktu setempat, Badan Pemadam Kebakaran Korea menyebutkan 120 dari 181 orang di dalam pesawat dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, tiga penumpang berhasil diselamatkan, dan puluhan lainnya masih dalam pencarian.
Rincian korban tewas sejauh ini meliputi 62 jenazah, terdiri atas 25 laki-laki dan 37 perempuan. Sebagian besar penumpang adalah warga Korea Selatan, dengan tiga di antaranya warga Thailand.
Penjabat Presiden Korea Selatan, Choi Sang-mok, memerintahkan upaya maksimal untuk menyelamatkan korban dan menginvestigasi penyebab kecelakaan.
Video yang beredar memperlihatkan asap tebal keluar dari mesin pesawat sebelum akhirnya terbakar hebat. Aparat berwenang dan tim penyelamat terus bekerja keras untuk evakuasi korban dan pengumpulan bukti di lokasi kejadian.
**Nikmati berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu hanya dengan klik Channel WhatsApp Hariantimur.id.




