Scroll untuk baca artikel
HeadlineHukumMetropolis

Bongkar Skandal Minyak Pertamina, Ahok Sindir Oknum BPK hingga Eks Bos Telkom

×

Bongkar Skandal Minyak Pertamina, Ahok Sindir Oknum BPK hingga Eks Bos Telkom

Sebarkan artikel ini
Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok, kembali membuat gebrakan dengan membongkar dugaan skandal korupsi besar-besaran di tubuh Pertamina dan anak usahanya. (Ist)

Hariantimur.id, NASIONAL – Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok, kembali membuat gebrakan dengan membongkar dugaan skandal korupsi besar-besaran di tubuh Pertamina dan anak usahanya.

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Narasi pada Sabtu, (01/03/2025), Ahok mengungkap adanya permainan kotor dalam pengadaan zat aditif hingga keterlibatan sejumlah oknum penting, mulai dari pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kementerian BUMN, hingga mantan petinggi Telkom.

“Kok bisa?” tanya pembawa acara. “Nah, jangan tanya saya. Anda tanya kepada Menteri BUMN gitu loh,” ungkap Ahok blak-blakan.

Ahok juga menyoroti keputusan aneh usai pembubaran Pertamina Energy Trading Limited (Petral), anak perusahaan Pertamina di Singapura yang sudah lama dikenal bermasalah.

“Lalu pertanyaan saya, Petral dibubarkan, tapi kenapa orang Petral jadi Dirut Patra Niaga?” sindir Ahok.

Lebih lanjut, Ahok mengaku mencium adanya perlawanan internal terhadap upaya bersih-bersih di Pertamina. Salah satu indikasinya adalah pemecatan eks Dirut Patra Niaga, yang diduga karena menolak menandatangani pengadaan aditif bermasalah.

“Kalau saya curiga ini ada permainan, bekas Dirut Patra Niaga dipecat. Saya enggak tahu, tapi diduga karena dia tidak mau menandatangani pengadaan aditif itu,” ucap Ahok.

Selama menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina sejak 2019 hingga 2024, Ahok mengaku sering menghadapi tekanan saat mencoba mengawasi proses bisnis yang dinilai tidak transparan.

“Lalu, saya bilang Dirut-nya kalau enggak tanda tangan gue enggak laporin nih’, dirutnya nggak mau dia tanda tangan, lo bisa cari namanya siapa, bekas orang Telkom, singkatannya MK,” tegasnya.

Ia bahkan mengungkap keinginannya yang sempat terhalang untuk menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina, agar bisa lebih leluasa melakukan pembersihan dan mencopot direksi nakal di subholding perusahaan pelat merah tersebut.

“Karena untuk ke notaris kan saya yang putuskan, dan saya tidak pernah takut sama menteri BUMN mana pun selama saya benar. Nah, kenapa saya dikurung tidak boleh jadi dirut, janjinya kan saya jadi dirut untuk membereskan, makanya saya hanya bisa melakukan sebatas bisa saya mengawasi saja,” tutup Ahok.

Pernyataan Ahok ini semakin menambah panjang daftar sorotan publik terhadap integritas pengelolaan bisnis energi di Indonesia.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak BPK, Kementerian BUMN, maupun Pertamina terkait tudingan ini.


**Nikmati berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu hanya dengan klik Channel WhatsApp Hariantimur.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *