Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Skandal Pungli di Bandara Soekarno-Hatta: Pejabat Imigrasi Diperiksa, Kedubes China Beri Tanggapan

×

Skandal Pungli di Bandara Soekarno-Hatta: Pejabat Imigrasi Diperiksa, Kedubes China Beri Tanggapan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pungli.

Hariantimur.id, NASIONAL – Seluruh pejabat Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta yang diberhentikan akibat dugaan pemerasan atau pungutan liar (pungli) terhadap warga negara China kini menjalani pemeriksaan internal.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto memastikan bahwa para mantan pejabat tersebut akan dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggaran yang mereka lakukan.

“Saat ini mereka sedang dalam proses pemeriksaan internal. Mereka akan kita hukum sesuai kadar pertanggungjawaban,” ujar Agus dalam pesan tertulis mengutip CNBCIndonesia, Minggu (2/2/2025).

“Ini hanyalah puncak gunung es karena lebih banyak warga negara Tiongkok yang diperas tidak mengajukan pengaduan karena jadwal yang ketat atau takut akan pembalasan saat masuk di masa mendatang,” lanjutnya.

Kedubes China Soroti Dugaan Pungli

Kasus ini disebut bukan hanya insiden tunggal. Menurut laporan, masih banyak warga negara China yang menjadi korban pemerasan, tetapi enggan melapor karena jadwal perjalanan yang padat atau khawatir akan mengalami masalah saat masuk kembali ke Indonesia di kemudian hari.

Menanggapi hal ini, Kedutaan Besar China di Indonesia meminta agar tanda-tanda peringatan bertuliskan “Dilarang memberi tip” dan “Silakan lapor jika terjadi pemerasan” dalam bahasa Mandarin, Indonesia, dan Inggris dipasang di area pemeriksaan imigrasi (TPI).

Selain itu, Kedubes China juga menyarankan agar agen perjalanan asal China menginformasikan wisatawan untuk tidak memberikan suap kepada petugas imigrasi.

Lebih lanjut, Kedubes China menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri RI atas respons dan bantuan yang diberikan terkait kasus ini.


**Nikmati berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu hanya dengan klik Channel WhatsApp Hariantimur.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *